
Melihat kondisi gedung Gereja Sion yang semakin rusak, kami akhirnya menggalang donasi untuk pertama kali. Donasi ini dibuka di media sosial seperti instagram, facebook, tiktok dan Whatsapp. Video donasi digalang menggunakan akun resmi saya, Eko Saputra Poceratu (Ketua Majelis Jemaat GPM Adodo Molu). Setelah melewati berbagai pertimbangan, kami sepakat untuk menggalang donasi.

Donasi dibuka dengan mengunggah video pendek yang menggambarkan kondisi gedung Gereja Sion. Video itu kemudian dilepas ke empat platform media sosial. Karna waktu itu belum ada media sosial resmi jemaat, maka akun medsos KMJ dipergunakan. Sejak 22 Desember 2026, video pendek itu berlayar di dunia maya dan mendapat respon yang beragam dari berbagai pihak.

Ada donatur yang merespon video, kawan-kawan komunitas sastra, seni mengirimkan donasi-donasi mereka. Ada pula berbagai kritikan yang muncul dari beberapa pihak terkait pengumpulan donasi, namun penggalangan terus dilakukan demi merenovasi rumah Tuhan yang sudah rusak parah. Keputusan ini diambil bukan untuk kepentingan pribadi dan tidak untuk mempermalukan siapapun namun untuk tujuan baik bersama dan memang kekuatan kita sebagai jemaat adalah saling membantu bukan saling menjatuhkan.

Donasi secara berkala sejak desember 2025 hingga januari 2026 berhasil mengumpulkan total Rp.60.000.000 juta. Senilai 40 juta rupiah kami terima dari donasi dalam negeri dan 20 juta rupiah dari hasil penggalangan donasi di Belanda melalui akun resmi seniman, Jopie Abraham yang merupakan kawan sesama seniman Ketua Majelis Jemaat.

Semua donasi yang masuk dilaporkan dalam warta jemaat, pada ibadah minggu, termasuk dengan semua nama donatur. Semua donasi ini nantinya akan dikelola untuk merenovasi gedung Gereja Sion dengan seperlunya sampai Gedung Gereja Darurat dibangun dan bisa dipergunakan. Donasi kami tutup pada bulan februari dan berterima kasih pada semua orang baik yang sudah memberikan bantuan dengan setulus hati bagi perbaikan Gereja Sion.

Jujur saja, kami tidak menyangka bahwa donasi yang diberikan oleh saudara-saudari semua akan sebanyak ini. Kami bersyukur kepada Tuhan atas semua kasih karunia ini dan akan dipergunakan sebaik-baiknya untuk merenovasi gedung gereja. Dengan donasi ini pun, kami tidak lagi kuatir menghadapi musim angin dan hari-hari raya gereja yang segera tiba. Kami akhirnya dapat bersukacita memasuki Natal-Tahun Baru dengan hati senang dan dengan tenang termasuk, dalam beribadah. Tidak ada yang tidak mungkin, selama kita semua berserah pada Tuhan dalam kesusahan.
